Kegaduhan Perang Bintang Di Polri, Mulai Terkuak Akibat Tambang Ilegal

Pernyataan Agus Bolong Mantan Anggota Polres Samarinda Kalimantan timur, Menjadi Sorotan Publik setelah dirinya membuka Suara, pernah menasih kan uang Senilai 6 Miliar ke Bareskrim Polri, terkait bekingan tambang ilegal, yang ia kelola. (photo), Dok KabarNewsOne

KabarNewsOne, Jakarta – Korps Bhayangkara Kini menjadi sorotan Setelah Unggahan dan tudingan Agus Bolong,. Mantan anggota polres Samarinda, Kalimantan Timur, Yang menyeret nama Kabareskrim Agus Andrianto. Dalam Tambang Ilegal. Jumat (10/11/2022)

Lagi-lagi citra kepolisian kembali menjadi gunjingan di masyarakat dan media sosial terkait tambang ilegal, yang dibekingi oleh oknum petinggi kepolisian Komjen Pol Agus Andrianto. Selalu disebut-sebut mendapat upeti senilai 6 miliar. Setoran Agus Bolang, untuk pengendalian tambang.di Kalimantan Timur

Menyikapi hal ini Menkopolhukam Mahfud MD, langsung respon, dirinya menyatakan saat ini telah terjadi perang bintang di institusi kepolisian. ,” jelasnya

Tudingan yang dilontarkan oleh Agus Bolong langsung sontak heboh, karena dirinya menyatakan telah menyerahkan Uang langsung ke Kabareskrim senilai 6 miliar, terkait tambang ilegal.

Pengungkapan Agus Bolong ini, ternyata Ditanggapi langsung oleh ketua Indonesia Police World Sugeng, hingga ia meminta agar kalau benar ini, ditindak lanjuti karena hal merusak citra kepolisian, ” ucapnya

Lain hal dengan Yusuf komisioner Kompolnas, dari kompolnas sendiri saat lagi mentelaah beredar nya Vidio tersebut hingga dua kali, ” paparnya.

Selain itu dirinya juga menjelaskan apa motif dari pengakuan Ismail Bolong tersebut, masih mereka telusuri baik Digital forensik, karena motif apa semua ini, akankah ada indikasi motif balas dendam. Atau ada hal lain.,” Dalam dialognya di media Televisi Swasta pagi tadi.,” Himbaunya

Sementara itu juga, hingga saat ini pihak kepolisian pun tak tinggal diam. Kembali menyimpulkan IPW, meminta kepada Kapolri untuk melaksanakan membentuk langsung, tim khusus dalam sengketa di tubuh polri.” ungkapnya

Karena semua menurut IPW melibatkan banyak orang, hingga terjadi kegaduhan, hingga terjadi Saling serang perang bintang, di korps Bhayangkara Sendiri.,” paparnya.(Ian)